Kecamatan Geneng | Kab. Ngawi

Website Resmi Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi

Koordinasi Penting Paguyuban Kades Geneng, Tinjau Pelayanan Kesehatan hingga Apresiasi HUT RI

Geneng— Rapat Koordinasi (Rakor) Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Geneng, yang berlangsung hari ini, Kamis (28/8/2025), menjadi wadah penting untuk membahas berbagai isu strategis di tingkat desa. Bertempat di SVARGA VIEW Jamus, Kecamatan Sine, acara ini dihadiri oleh jajaran penting mulai dari unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Forpincam) hingga para kepala desa dan istri.

Kehadiran Camat Geneng beserta ibu, Forpincam, Balai KB Kecamatan Geneng, dan Direktur RSUD Geneng menambah bobot acara ini. Mereka berinteraksi langsung dengan para kepala desa dan istri, menunjukkan komitmen kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan desa. Sinergi ini dianggap kunci untuk kemajuan wilayah secara menyeluruh.

Sambutan pertama diberikan oleh Kepala Desa Sidorejo, yang bertindak sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para peserta dan menegaskan pentingnya pertemuan rutin ini sebagai sarana komunikasi. Kepala Desa Sidorejo juga berharap Rakor ini dapat menghasilkan keputusan yang konstruktif demi kesejahteraan masyarakat.

Camat Geneng, Hangga Agung Otto Fandian, dalam sambutan keduanya, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kepala desa. Beliau memuji inisiatif dan kerja keras para kepala desa dalam menyelenggarakan berbagai lomba desa. Berkat upaya ini, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Geneng dapat berjalan dengan lancar dan semarak.

Menurut Camat Hangga, semangat gotong royong yang terpancar dari kegiatan lomba desa adalah cerminan dari soliditas masyarakat. Beliau berharap semangat ini terus dipertahankan dan diaplikasikan dalam setiap program pembangunan di desa. Ini menunjukkan bahwa perayaan HUT RI bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga momen untuk memperkuat persatuan.

Selain itu, Camat Hangga juga memberikan himbauan penting kepada setiap desa. Beliau meminta agar kepala desa memastikan kader Posyandu memiliki Surat Keputusan (SK) yang jelas. Hal ini krusial untuk memastikan legalitas dan pengakuan resmi terhadap peran vital mereka dalam mendukung program kesehatan dan pemberdayaan keluarga di tingkat desa.

oplus_2

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja para kader, serta memudahkan mereka dalam mengakses berbagai dukungan dari pemerintah. Dengan adanya SK, status mereka menjadi lebih kuat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Diskusi tidak hanya berhenti pada masalah administratif. Sesi berikutnya diisi oleh Direktur RSUD Geneng yang menyampaikan informasi penting terkait kebijakan BPJS Kesehatan. Penjelasan ini menjadi poin krusial mengingat banyaknya pertanyaan dari masyarakat desa terkait pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD Geneng menjelaskan bahwa ada perubahan kebijakan dalam penanganan pasien BPJS. Saat ini, RSUD hanya akan menangani pasien rawat inap dengan kondisi darurat. Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan sumber daya rumah sakit dalam menangani kasus-kasus yang memerlukan penanganan medis intensif.

oplus_2

Sementara itu, untuk penanganan pasien dengan kondisi ringan, pelayanan akan difokuskan di Puskesmas setempat. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan setiap tingkat fasilitas kesehatan dapat berfungsi secara efisien sesuai dengan kapasitasnya. Puskesmas diharapkan menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar di desa.

Para kepala desa menyambut baik penjelasan ini. Mereka merasa mendapatkan pencerahan yang jelas mengenai prosedur rujukan dan penanganan pasien. Informasi ini sangat penting bagi mereka untuk diteruskan kepada masyarakat di desanya masing-masing, menghindari miskomunikasi dan kebingungan.

Rakor ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ajang musyawarah. Setiap kepala desa diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, tantangan, dan solusi terkait permasalahan di desa mereka. Interaksi dua arah ini membuat rapat menjadi lebih hidup dan relevan dengan kondisi lapangan.

Beberapa isu lain yang turut dibahas meliputi percepatan pembangunan infrastruktur, pengelolaan dana desa, hingga upaya peningkatan ekonomi kreatif di desa. Semua masukan dari para kepala desa dicatat oleh Camat dan jajaran Forpincam untuk ditindaklanjuti.

Secara keseluruhan, Rakor Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Geneng ini berjalan sukses. Pertemuan ini tidak hanya menjadi wadah untuk koordinasi, tetapi juga memperkuat hubungan silaturahmi antara para pemimpin desa dan jajaran pemerintah kecamatan.

Camat Hangga berharap agenda seperti ini dapat terus berjalan secara rutin. Dengan komunikasi yang intensif, setiap permasalahan dapat diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat. Kolaborasi yang kuat antara semua pihak adalah kunci utama untuk mewujudkan Kecamatan Geneng yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *